Jaringan Media Indonesia Raya (JAMIRA) memandang bahwa penguatan media nasional tidak cukup dilakukan melalui tuntutan agar media bekerja secara profesional. Ekosistem yang memungkinkan perusahaan media tumbuh secara sehat, mandiri, dan berkelanjutan juga harus mendapat perhatian.
JAMIRA mendorong terciptanya hubungan yang transparan dan profesional antara perusahaan media, pemerintah, dunia usaha, dan platform digital. Kemitraan harus dibangun berdasarkan aturan yang jelas, kesempatan yang adil, serta penghormatan terhadap independensi redaksi.
Di sisi lain, perusahaan media harus terus meningkatkan kualitas pemberitaan, memperkuat verifikasi, menjaga keberimbangan, dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Kepentingan bisnis tidak boleh menghilangkan tanggung jawab media kepada publik.
JAMIRA juga mendorong kolaborasi antarpemilik dan pengelola media untuk memperkuat kapasitas bisnis, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memperluas peluang kerja sama yang saling menguntungkan.
JAMIRA tidak dibentuk untuk menjadi alat kepentingan politik pihak tertentu. JAMIRA hadir untuk memperkuat ekosistem media nasional, memperjuangkan keberlanjutan perusahaan media, dan mendorong industri media digital Indonesia yang profesional, independen, serta berdaya saing.
Kami meyakini bahwa media yang kuat bukan hanya media yang mampu menjangkau banyak pembaca, tetapi juga media yang dipercaya publik, memiliki fondasi usaha yang sehat, dan konsisten menjalankan tanggung jawab jurnalistik.
RM Gusti Haes
Ketua Umum
Jaringan Media Indonesia Raya (JAMIRA)
